Artikel LPTQ

Lolos Final! Fahmil Qur’an Putri Rantau Susul Tim Putra ke Babak Final MTQ IX Aceh Tamiang

Lolos Final! Fahmil Qur’an Putri Rantau Susul Tim Putra ke Babak Final MTQ IX Aceh Tamiang
Lolos Final! Fahmil Qur’an Putri Rantau Susul Tim Putra ke Babak Final MTQ IX Aceh Tamiang


Karang Baru, Kamis, 10 Juli 2026 — Kabar membanggakan kembali datang dari Kafilah Kecamatan Rantau pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-IX Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2026. Setelah sebelumnya regu Fahmil Qur’an Putra berhasil memastikan langkah ke final, kini giliran regu Fahmil Qur’an Putri Kecamatan Rantau turut menjemput tiket final pada penampilan yang berlangsung sekitar pukul 16.20 WIB.

Capaian ini menjadi catatan penting bagi Kecamatan Rantau, sebab dua regu Fahmil Qur’an, putra dan putri, sama-sama berhasil menembus babak final meskipun rangkaian MTQ belum selesai sepenuhnya. MTQ ke-IX Kabupaten Aceh Tamiang sendiri telah resmi dibuka pada Rabu malam, 8 Juli 2026, di Kompleks Islamic Center Kabupaten Aceh Tamiang, dan diikuti oleh kafilah dari seluruh kecamatan. Sementara itu, Cabang Musabaqah Fahmil Qur'an sesi putri ini dilaksanakan di aula Gedung MAA Kabupaten Aceh Tamiang.

Regu Fahmil Qur’an Putri Kecamatan Rantau diperkuat oleh tiga peserta muda, yakni Cut Zahratul Azkiya, Nida Fariha, dan Balqis Ananda. Ketiganya tampil dengan penuh konsentrasi dan kekompakan, menghadapi rangkaian pertanyaan yang menuntut kecepatan berpikir, ketepatan jawaban, serta kerja sama tim yang solid.

Lihat juga: Dramatis! Jiyad, Rafif dan Alif Bawa Fahmil Qur’an Putra Rantau Melaju ke Final MTQ IX Aceh Tamiang

Cabang Fahmil Qur’an dikenal sebagai salah satu cabang yang cukup menantang dalam MTQ. Peserta tidak hanya dituntut memahami materi keislaman, tetapi juga harus memiliki wawasan Al-Qur’an, hadis, fikih, sejarah Islam, pengetahuan umum, serta kemampuan menyusun jawaban dalam waktu singkat. Karena itu, keberhasilan regu putri Rantau melaju ke final bukan hanya menunjukkan keberuntungan, tetapi juga menjadi bukti kesiapan mental, keluasan wawasan, dan hasil pembinaan yang berjalan serius.

Di balik keberhasilan tersebut, masing-masing peserta memiliki latar belakang yang menarik. Cut Zahratul Azkiya, yang berada di posisi tengah dalam regu, memiliki kisah tersendiri. Ia berasal dari Kecamatan Bandar Pusaka, namun sebelumnya pernah cukup dekat dengan lingkungan Kecamatan Rantau karena mengikuti orang tuanya yang bertugas sebagai dai perbatasan atau penyuluh agama Islam dari Dinas Syariat Islam Aceh. Saat ini, Azkiya tercatat belajar di Dayah Misbahur Rasyad Al-Aziziyah atau yang akrab dikenal dengan Dayah Misra di Benua Raja, Kecamatan Rantau.

Dayah Misra sendiri merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berada di wilayah Benua Raja, Kecamatan Rantau. Data pendidikan nasional mencatat satuan pendidikan SMP Tahfidz Misbahur Rasyad Al-Aziziyah beralamat di Dusun Melur, Desa Benua Raja, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. 

Selain Cut Zahratul Azkiya, Nida Fariha juga tercatat sebagai santriwati Misra. Jika Azkiya saat ini berada di kelas III SMP, Nida masih duduk di kelas II. Keduanya menjadi bagian dari proses pembinaan yang tumbuh di lingkungan pendidikan dayah, dengan dukungan para guru dan pembina yang terus menyemangati mereka. Dalam proses persiapan, nama Ustadzah Diah, Ustadzah Lilis, dan Tgk. Sabil disebut turut memberi motivasi dan dorongan kepada peserta agar lebih percaya diri menghadapi arena MTQ.

Sementara itu, Balqis Ananda merupakan peserta asal Kampung Alur Cucur, Kecamatan Rantau. Kampung Alur Cucur merupakan salah satu gampong di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. Adapun Nida Fariha berasal dari Rantau Pauh, yang juga merupakan gampong di Kecamatan Rantau. 

Keberhasilan regu Fahmil Qur’an Putri ini menambah semangat besar bagi Kafilah Kecamatan Rantau. Dukungan yang diberikan oleh Camat Rantau, Desy Nuriza, S.STP, turut menjadi energi tersendiri bagi peserta dan official. Desy Nuriza diketahui menjabat sebagai Camat Rantau setelah proses serah terima jabatan pada 2025. 

Dukungan tersebut dinilai mampu membakar semangat peserta untuk tampil lebih percaya diri. Terbukti, hingga malam kedua pelaksanaan MTQ, Kecamatan Rantau telah meloloskan dua regu Fahmil Qur’an ke babak final, masing-masing dari kelompok putra dan putri. Capaian ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar kafilah.

Lihat juga: Tiga Santriwati Kampung Suka Mulia Tampil di Cabang Syarhil Qur’an, Bawa Nama Kecamatan Rantau di MTQ IX Aceh Tamiang

Ketua LPTQ Kecamatan Rantau, Ahmad Nabawi, S.HI, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan dua regu Fahmil Qur’an melaju ke final menunjukkan bahwa peserta Rantau mampu bersaing dan memiliki potensi yang patut terus dibina.

“Alhamdulillah, ini kabar yang sangat membanggakan. Anak-anak sudah berjuang dengan baik. Kita berharap mereka tetap tenang, tetap fokus, dan tidak cepat puas karena final tentu akan lebih berat. Apa pun hasilnya nanti, perjuangan mereka sudah menjadi kebanggaan bagi Kecamatan Rantau,” ujarnya.

LPTQ Kecamatan Rantau juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pendamping, orang tua, guru, dan seluruh pihak yang telah ikut mendukung proses pembinaan peserta. Dalam cabang Fahmil Qur’an, keberhasilan tidak lahir dari satu orang, melainkan dari kekompakan tim dan dukungan banyak pihak.

MTQ bukan hanya arena mencari juara, tetapi juga ruang pembentukan karakter, keberanian, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Melalui cabang Fahmil Qur’an, para peserta dilatih untuk berpikir cepat, memahami ajaran Islam secara luas, dan menjawab dengan penuh tanggung jawab.

Dengan melajunya regu Fahmil Qur’an Putri ke final, harapan Kafilah Kecamatan Rantau semakin terbuka. Semoga Cut Zahratul Azkiya, Nida Fariha, dan Balqis Ananda mampu menjaga kekompakan, tampil lebih maksimal di babak final, serta memberikan hasil terbaik bagi Kecamatan Rantau pada MTQ ke-IX Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2026.

Komentar

Belum ada komentar. Anda dapat menjadi pemberi komentar pertama.