Artikel LPTQ

Apresiasi Perjuangan Kafilah MTQ, Camat Rantau Bersama Danramil dan Kapolsek Gelar Makan Siang

Apresiasi Perjuangan Kafilah MTQ, Camat Rantau Bersama Danramil dan Kapolsek Gelar Makan Siang
Apresiasi Perjuangan Kafilah MTQ, Camat Rantau Bersama Danramil dan Kapolsek Gelar Makan Siang

KARANG BARU, 19 Juli 2026 — Pemerintah Kecamatan Rantau bersama unsur TNI dan Polri memberikan apresiasi kepada para peserta, pendamping, dan official Kafilah Kecamatan Rantau yang telah berjuang pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-IX Tingkat Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2026.

Apresiasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan makan siang dan silaturahmi bersama yang dilaksanakan di FN Coffee, Kampung Dalam, Kecamatan Karang Baru, Minggu, 19 Juli 2026.

Kegiatan tersebut merupakan inisiatif bersama Camat Rantau, Desy Nuriza, S.STP., M.M., Danramil 08/Rantau, Kapten Inf Lusmin, dan Kapolsek Rantau, IPTU Budi Haryono, S.Sos.

Dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan, para peserta, pendamping, official, serta unsur Pemerintah Kecamatan Rantau duduk dan menikmati makan siang bersama. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang silaturahmi setelah seluruh rangkaian MTQ tingkat kabupaten berakhir.

Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan penghargaan kepada seluruh anggota kafilah yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran untuk membawa nama Kecamatan Rantau di tingkat Kabupaten Aceh Tamiang.

Tidak hanya menjamu para peserta dengan makan siang, pada kesempatan tersebut peserta juga kembali memperoleh tambahan uang saku sebagai bentuk perhatian dari Pemerintah Kecamatan Rantau dan unsur pimpinan kecamatan.

Sebelumnya, selama pelaksanaan MTQ, setiap peserta Kafilah Kecamatan Rantau juga telah memperoleh uang saku sebesar Rp200 ribu. Dukungan lanjutan yang diberikan setelah perlombaan menunjukkan bahwa perhatian terhadap peserta tidak berhenti setelah mereka menyelesaikan penampilan di arena musabaqah.

Camat Rantau, Desy Nuriza, menyampaikan bahwa seluruh peserta telah memberikan usaha terbaik dalam membawa nama kecamatan. Prestasi yang diperoleh patut disyukuri, sedangkan pengalaman yang didapat selama mengikuti MTQ diharapkan menjadi bekal untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan.

Apresiasi tidak hanya ditujukan kepada peserta yang berhasil meraih Juara I, II, atau III, tetapi juga kepada peraih juara harapan dan peserta yang belum berhasil memperoleh peringkat.

Seluruh peserta dinilai telah menunjukkan keberanian, kedisiplinan, serta kesungguhan dalam mengikuti pembinaan dan tampil mewakili Kecamatan Rantau.

Ketua LPTQ Kecamatan Rantau, Ahmad Nabawi, S.H.I., menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, official, pendamping, para pendukung, dermawan, orang tua, pelatih, serta semua pihak yang telah membantu Kafilah Kecamatan Rantau sejak masa persiapan hingga berakhirnya perlombaan.

“Apa pun hasilnya, seluruh peserta tetap membanggakan dan telah membawa nama baik Kecamatan Rantau,” ujarnya.

Menurutnya, peserta yang belum memperoleh juara tidak perlu berkecil hati. Pengalaman mengikuti MTQ harus dijadikan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan bekal untuk tampil lebih baik pada kesempatan berikutnya.

Perhatian juga diberikan kepada para peraih juara harapan. Meskipun pada MTQ tingkat kabupaten penghargaan bagi juara harapan berupa piala dan sertifikat, perjuangan mereka tetap layak memperoleh apresiasi karena telah melewati proses latihan dan persaingan yang tidak ringan.

LPTQ Kecamatan Rantau berharap ke depan terdapat perhatian yang semakin baik terhadap seluruh peserta, termasuk mereka yang berhasil meraih peringkat harapan.

Kegiatan makan siang ini juga memperlihatkan kuatnya sinergisitas antara Pemerintah Kecamatan Rantau, Koramil 08/Rantau, Polsek Rantau, dan LPTQ Kecamatan Rantau dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi Al-Qur’an.

Kebersamaan Camat, Danramil, dan Kapolsek dalam memberikan perhatian kepada kafilah dinilai menjadi contoh bahwa pembinaan MTQ bukan hanya menjadi tanggung jawab pengurus LPTQ dan pelatih, tetapi membutuhkan dukungan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.

LPTQ Kecamatan Rantau menyampaikan penghargaan kepada Desy Nuriza, Kapten Inf Lusmin, dan IPTU Budi Haryono atas perhatian yang diberikan kepada peserta, baik selama pelaksanaan MTQ maupun setelah kegiatan berakhir.

Dukungan tersebut diharapkan dapat menambah semangat peserta untuk kembali berlatih dan meningkatkan kemampuan pada cabang masing-masing.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab itu ditutup dengan harapan agar kebersamaan seluruh unsur Kafilah Kecamatan Rantau tetap terjaga. Prestasi yang telah diperoleh akan dijadikan bahan evaluasi untuk memperkuat pembinaan dan mempersiapkan generasi peserta berikutnya.

Panggung MTQ memang telah selesai, tetapi proses pembinaan Al-Qur’an di Kecamatan Rantau diharapkan terus berjalan secara terencana dan berkelanjutan.


Komentar

Belum ada komentar. Anda dapat menjadi pemberi komentar pertama.