Rantau, 7 Juli 2026 — Menjelang keberangkatan Kafilah Kecamatan Rantau pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-IX Tingkat Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2026, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Rantau menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang terus mengalir dari masyarakat.
Pada awalnya, kebutuhan keberangkatan kafilah sempat terasa cukup berat. Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, LPTQ Kecamatan Rantau harus memastikan berbagai kebutuhan peserta dan official dapat terpenuhi, mulai dari baju kafilah, uang saku peserta, hingga kebutuhan operasional pendamping selama pelaksanaan MTQ.
LPTQ Kecamatan Rantau menegaskan bahwa gerakan infaq ini murni merupakan inisiatif LPTQ bersama panitia kafilah. Langkah ini dilakukan karena waktu pelaksanaan MTQ sudah sangat dekat, sementara kebutuhan kafilah harus segera dipenuhi di tengah keterbatasan anggaran dan kondisi masyarakat yang masih dalam suasana pemulihan pasca banjir.
Namun, setelah dibuka ruang infaq untuk membantu keberangkatan kafilah, respons masyarakat ternyata sangat menggembirakan. Dukungan mulai datang dari berbagai pihak, baik dari tokoh masyarakat, datok penghulu, aparatur pemerintahan, guru, warga kampung, tokoh agama, maupun para muhsinin yang ingin ikut berperan dalam mendukung putra-putri terbaik Kecamatan Rantau.
Lihat juga: Silaturahmi LPTQ Rantau dan Camat Rantau Perkuat Komitmen Sukseskan Pemberangkatan Kafilah MTQ
Hingga laporan sementara dihimpun, infaq yang terkumpul telah mencapai Rp7.450.000 dari total kebutuhan sebesar Rp10.100.000. Dengan jumlah tersebut, progres pemenuhan kebutuhan kafilah telah mencapai sekitar 73,76 persen. Adapun sisa kebutuhan yang masih diperlukan sebesar Rp2.650.000.
LPTQ Kecamatan Rantau menilai capaian tersebut sebagai bukti kuatnya semangat kebersamaan masyarakat dalam mendukung syiar Al-Qur’an. Meski setiap infaq yang diberikan memiliki jumlah yang berbeda-beda, seluruhnya menjadi sangat berarti karena lahir dari kepedulian dan keikhlasan.
“Awalnya memang terasa berat, apalagi waktunya sudah sangat dekat. Tetapi setelah dibuka infaq, alhamdulillah banyak yang tergerak membantu. Ini menjadi penyemangat besar bagi kami dan bagi anak-anak kafilah Rantau,” demikian semangat yang tergambar dari pengurus LPTQ Kecamatan Rantau.
Dukungan yang terkumpul akan dipergunakan untuk kebutuhan utama kafilah, khususnya pengadaan baju peserta, uang saku peserta, serta operasional official dan pendamping. Kebutuhan tersebut dinilai penting agar peserta dapat mengikuti MTQ dengan lebih tenang, rapi, percaya diri, dan terlayani dengan baik.
Salah satu perhatian besar dalam persiapan keberangkatan ini adalah kelengkapan baju kafilah. Camat Rantau, Desy Nuriza, S.STP., M.M., turut memberikan perhatian terhadap hal tersebut. Beliau menekankan agar peserta benar-benar difasilitasi dengan baik, termasuk dalam hal pakaian kafilah. Perhatian ini menjadi dorongan moral bagi LPTQ Kecamatan Rantau untuk memastikan anak-anak yang membawa nama kecamatan tampil dengan layak dan penuh percaya diri.
Bagi LPTQ Kecamatan Rantau, baju kafilah bukan sekadar seragam. Lebih dari itu, seragam menjadi bentuk penghargaan kepada peserta yang telah berlatih dan mempersiapkan diri untuk membawa nama baik Kecamatan Rantau pada ajang MTQ tingkat kabupaten. Dengan tampilan yang rapi dan seragam, peserta diharapkan semakin percaya diri ketika berada di arena musabaqah.
Lihat juga: LPTQ Rantau Ikuti Technical Meeting Dewan Hakim dan LPTQ Kecamatan Jelang MTQ ke-IX Aceh Tamiang
Selain itu, dukungan uang saku juga menjadi perhatian penting. Para peserta yang tampil pada MTQ bukan hanya membutuhkan kesiapan bacaan dan mental, tetapi juga dukungan nyata agar mereka merasa diperhatikan. Sementara itu, official dan pendamping memiliki tugas memastikan seluruh peserta terarah, hadir tepat waktu, memahami jadwal, dan siap tampil sesuai ketentuan.
LPTQ Kecamatan Rantau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berinfaq. Dukungan tersebut menjadi bukti bahwa keberangkatan kafilah MTQ bukan hanya urusan pengurus LPTQ, melainkan bagian dari gerakan bersama masyarakat untuk memuliakan Al-Qur’an dan mendukung generasi Qur’ani di Kecamatan Rantau.
LPTQ juga menegaskan bahwa seluruh infaq yang diterima akan dicatat dan dilaporkan secara berkala sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat. Dengan masih adanya sisa kebutuhan, LPTQ Kecamatan Rantau tetap membuka ruang bagi para muhsinin yang ingin ikut berpartisipasi.
Harapannya, seluruh kebutuhan kafilah dapat segera terpenuhi sebelum keberangkatan, sehingga peserta dapat lebih fokus pada persiapan penampilan dan memberikan hasil terbaik pada MTQ ke-IX Tingkat Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2026.
“Semoga Allah SWT membalas setiap infaq para muhsinin dengan pahala yang berlipat ganda, melapangkan rezeki, serta menjadikannya sebagai amal jariyah yang terus mengalir. Dukungan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kecintaan kepada Al-Qur’an masih sangat kuat di tengah masyarakat Kecamatan Rantau,” demikian harapan LPTQ Kecamatan Rantau.


Komentar
Belum ada komentar. Anda dapat menjadi pemberi komentar pertama.